Strategi dan Kebijakan

Strategi dan Kebijakan

Mengacu kepada visi dan misi Dinas Sosial  yang telah ditetapkan, maka strategi pembangunan Dinas Sosial  Kabupaten Majalengka Tahun Anggaran 2014-2018 ditetapkan sebagai berikut :

  1. Strategi Bidang Sosial
  • Meningkatkan Kemandirian para penyandang masalah sosial (PMKS)
  • Meningkatkan profesionalisme pembinaan potensi dan sumber kesejahteraan sosial (PSKS)
  • Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam penanganan masalah kesejahteraan sosial
  • Meningkatkan kepedulian sosial, partisipasi dan pemahaman masyarakat serta dunia usaha dalam pencegahan dan penanggulangan bencana

 

  1. Kebijakan Dinas Sosial

Pelaksanaan pembangunan di bidang sosial  di daerah ini disesuaikan dengan sumberdaya serta kondisi lingkungan setempat secara terpadu sehingga dari hasil pembangunan itu dapat meningkatkan kesejahteraan social.

Adapun kebijakan pembangunan Dinas Sosial di Kabupaten Majalengka sebagai berikut :

Kebijakan Umum

Pembangunan Kabupaten Majalengka Tahun Anggaran 2014-2018, pada bidang sosial diprioritaskan untuk peningkatan kualitas SDM dan aparat bidang kesejahteraan sosial dan kemandirian para PMKS, peningkatan profesionalisme pembinaan potensi dan sumber kesejahteraan sosial, peningkatan pengetahuan dan keterampilan penanganan masalah kesejahteraan sosial, serta peningkatan kepedulian sosial.

Kebijakan Khusus

  • Kebijakan Sosial
    1. Pembinaan fakir miskin / keluarga miskin
    2. Peningkatan Kesejahteraan Komunitas Adat Terpencil (KAT)
    3. Penanggulangan korban bencana
    4. Penyantunan lanjut usia terlantar
    5. Penyantunan eks narapidana
    6. Pembinaan dan Perlindungan Kesejahteraan sosial anak
    7. Rehabilitasi sosial tuna sosial
    8. Rehabilitasi dan perlindungan Sosial Korban penyalahan Napza
    9. Pembinaan organisasi sosial
    10. Pemberdayaan Karang Taruna
    11. Pemberdayaan TKSM/PSM
    12. Pemberdayaan Kelembagaan Sosial Masyarakat
    13. Pelestarian dan pendayagunaan nilai kepahlawanan dan sosial / K2KS
    14. Pengembangan wahana kesejahteraan sosial berbasis masyarakat (WKSBM)
    15. Peningkatan kerjasama lintas sektor dan dunia usaha
    16. Peningkatan kompetensi aparatur bidang kesejahteraan sosial
    17. Pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana bidang kesejahteraan sosial
    18. Perbaikan system pengendalian manajemen dan proses penanganan PMKS
    19. Peningkatan kesadaran dan tanggung jawab sosial masyarakat
    20. Pemberdayaan sosial korban bencana
    21. Pendayagunaan sumber dana sosial
    22. Perlindungan sosial tindak kekerasan dan pekerja migrant
    23. Akses jaminan sosial
    24. Menumbuh kembangkan relawan sosial
    25. Pembinaan SATGAS Taruna Siaga Bencana (TAGANA)
    26. Penyelenggaraan pencarian dan penyelamatan musibah, bencana alam dan bencana lainnya
    27. Pemulangan orang terlantar ke daerah asalnya.